Kamis, 21 Mei 2026

Kepengurusan Baru MGMP Sosiologi Kebumen Terbentuk, Semangat Pengembangan Diri Guru Kembali Menyala

MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) Sosiologi Kabupaten Kebumen menggelar pertemuan pada Selasa (19/5/2026) kemarin.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rupatama SMA Negeri 1 Kebumen tersebut dihadiri oleh koordinator MGMP Sosiologi dan guru Sosiologi dari SMA negeri serta swasta sekabupaten Kebumen.


Dalam sambutan sekaligus arahannya, Siti Aisiyah Nurhayati, S.Sos, selaku koordinator MGMP Sosiologi Kabupaten Kebumen berharap forum MGMP menjadi pertemuan yang selalu dirindukan anggotanya. Apalagi saat ini kegiatan MGMP dapat dibiayai oleh BOS sehingga MGMP dapat lebih banyak kegiatan, aktif dan berdampak.


Dirinya juga menyampaikan bahwa tugas guru Sosiologi SMA untuk menyiapkan calon siswa yang nantinya akan melanjutkan ke perguruan tinggi. "Melalui MGMP kita olah semakin banyak siswa yang masuk jurusan Sosiologi," kata perempuan yang juga menjabat sebagai kepala SMA Negeri 1 Pejagoan itu.

Selain itu, wanita yang akrab disapa Bu Aisiyah itu juga mengingatkan bahwa dalam menyusun program kerja MGMP harus memperhatikan kebijakan yang berlaku. Pemerintah pusat memiliki program revitalisasi dan digitalisasi. Sekolah mendapatkan bantuan sarana pembelajaran berupa TV pintar dan laptop. "Guru Sosiologi harus dapat memanfaatkan program tersebut," tutur Aisiyah.



Kementerian Pendidikan, lanjut Aisiyah, memiliki program berupa TKA (Tes Kemampuan Akademik) dan ANBK (Asesmen Nasional Berbasis Komputer). Sosiologi harus dapat berkontribusi meningkatkan skor literasi dan numerasi sehingga rapor pendidikan mengalami kenaikan. "Jateng mendapatkan peringkat ke tiga TKA nasional, harapannya tahun depan naik, minimal sama," ucapnya.


Pengurus Baru Proker Baru

Dalam pertemuan tersebut juga dilakukan reorganisasi kepengurusan untuk periode 2026-2031. Terpilih melalui kesepakatan bersama pengurus baru yaitu Rakhman Hakim, S.Sos. sebagai ketua, Faidah Setyaningsih, S.Sos. sebagai sekretaris, dan Wiji Lestari, S.Sos. sebagai bendahara.


Kepengurusan juga dilengkapi dengan seksi-seksi di berbagai bidang. Bidang Pengembangan Kurikulum terdiri dari Nandang Prihatmoko, S.Pd., Rani Nur Ritmawati, S.Pd., dan Shanti Kartika Mandasari, S.Pd. Bidang Organisasi dan Informasi terdiri dari Siti Rokhayati, S.Pd., Heny Dwi Nugraheni, S.Sos., dan Kristin Hartati, S.Pd. Bidang Pengembangan SDM dan Profesi terdiri dari Alfiani Sejati, S.Pd., Maryuningsih, S.Pd., dan Wiwit Setyani, S.Pd. Sedangkan bidang Humas dan Kerjasama terdiri dari Lisna Harti, S.Sos., Ngafiatut Diniyah, S.Pd. dan Septiarini Hidayati, S.Pd.


Tiap bidang, dalam kesempatan tersebut telah menyusun program kerja baik jangka pendek maupun jangka panjang. Program kerja disusun untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi guru dalam menghadapi tantangan zaman.


Mirit, 22 Mei 2026

Kamis, 14 Mei 2026

SMA Mirit Lepas 213 Lulusan, 43 Siswa Berprestasi Terima Penghargaan


Oleh: Faidah Setyaningsih 

SMA Negeri 1 Mirit, Kebumen menggelar kegiatan purnawidya bagi siswa kelas XII tahun ajaran 2025/2026, baru-baru ini.

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh orang tua atau wali siswa tersebut dilakukan prosesi penyematan samir kepada sejumlah 213 siswa sebagai simbol kelulusan dari jenjang pendidikan SMA.

Sejumlah 43 siswa menerima anugerah penghargaan sebagai siswa berprestasi. Penghargaan diserahkan langsung oleh kepala sekolah setempat, Rachmat Priyono, S.Pd., M.M. dihadapan orang tua dan tamu undangan.

Kategori penghargaan meliputi prestasi di bidang akademik dan prestasi non akademik yang mencakup cabang seni, sastra, olahraga dan keorganisasian.


Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada peraih nilai TKA (Tes Kemampuan Akademik) tertinggi dengan predikat istimewa untuk setiap mata pelajaran yang diujikan dalam TKA. Putri Lailatusshoimah meraih skor 93,41 mata pelajaran Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut. Ari Safitri mendapatkan skor 90,02 pada mata pelajaran pilihan Sosiologi. Sementara itu, Zahwa Nur Azizah meraih nilai tertinggi untuk dua mata pelajaran, Bahasa Indonesia dengan skor 89,08 dan mata pelajaran pilihan Biologi dengan skor 83,45. Alliya Zahra Putri meraih nilai tertinggi mata pelajaran Pendidikan Pancasila dengan skor 84,13. Adapun mata pelajaran lain yang diujikan dalam TKA meliputi Matematika, Bahasa Inggris, Sejarah, Kimia, Fisika, Ekonomi dan Matematika Tingkat Lanjut.


Pesan Inspiratif 

Dalam kesempatan tersebut, Rachmat Priyono menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa yang telah mengharumkan nama sekolah dengan prestasinya. Dirinya juga menyampaikan terima kasih kepada orang tua yang telah berkolaborasi mendukung program sekolah. Kolaborasi orang tua dan sekolah sangat mendukung kemajuan sekolah. "Alhamdulillah, tahun ini siswa yang sudah diterima di Perguruan Tinggi Negeri naik 110% dari tahun sebelumnya," ungkapnya disambut tepuk tangan meriah.

Pria yang biasa disapa Pak Rachmat itu juga menyampaikan pesan kepada para lulusan agar bekerja keras dan belajar lebih keras untuk meraih apa yang dicita-citakan. "Bila kamu bekerja maka tanamkan dalam pikiran, suatu saat saya harus punya seperti itu. Artinya punya mimpi untuk memiliki. Bermimpilah, jangan tidak punya mimpi," ucapnya di hadapan para alumni.

Dia menambahkan bahwa setiap yang diraih adalah hasil dari yang diusahakan. "Bila kamu tidak mengusahakan maka kamu tidak akan mendapatkan. Bila kamu tidak melangkah maka kamu akan tetap berada di tempat yang sama. Bila kamu tidak mau berlari maka kamu akan tetap kondisi berjalan," katanya di akhir sambutan.


Mirit, 15 Mei 2026

Rabu, 13 Oktober 2021

Yu Marsiem*

 

Selasa pagi di sebuah sekolah. Matahari mulai meninggi saat apel dimulai. Hanya diikuti beberapa orang. Bahkan akhir-akhir ini pesertanya semakin berkurang.

            Dari teras sepasang mata mengawasi aktivitas pagi itu. Sesekali kepalanya menunduk. Tangannya mengayunkan sapu. Membersihkan lantai yang tidak kotor. Pakaiannya nampak lusuh.Sehelai selendang membalut kepalanya. Ujung rambutnya menjuntai keluar menutup sebagian wajahnya. Sepasang sandal jepit beda warna dengan ikatan tali rafia melindungi kedua kakinya.



            "Lama nda kelihatan, Yu Marsiem." sapa seorang guru bertubuh atletis mengenakan peluit di lehernya.

            Perempuan yang dipanggil Yu Marsiem hanya melempar senyum. Merapatkan tubuhnya ke tembok. Memberi jalan pada pria yang nampak terburu-buru menuju lapangan basket. Segera bergabung dengan mereka yang sudah berbaris rapi dengan jarak yang renggang. Tidak ada lima belas menit mendengarkan pengarahan segera barisan dibubarkan. Sebagian bergegas kembali ke ruang guru. Mulai menyapa murid di dunia maya. Sebagian yang lain masih tinggal di lapangan basket. Berswafoto sambil menikmati hangatnya sang surya.

            Yu Marsiem masih tekun menyapu lantai. Dari teras guru berpindah ke lobi menuju teras ruang TU. Kemudian tanpa rasa sungkan masuk ke ruang guru. Membersihkan debu di sela-sela meja. Beberapa orang guru terlihat tidak peduli. Pembelajaran online membuat matanya fokus pada layar laptop di depannya. Sebagian guru yang lain nampak tersenyum melihat polah Yu Marsiem.

            "Harusnya Yu Marsiem dapat SK tuh." seloroh guru muda yang duduk di deretan belakang. "Kinerjanya sangat bagus." lanjutnya sambil jari jempolnya masih menari-nari di atas layar android. Candanya disambut gelak tawa temannya.

            Mendengar namanya disebut Yu Marsiem hanya tersenyum. Sapunya merogoh kolong meja. Mengambil bekas tisu yang jatuh di sela-selanya.

            Yu Marsiem memang selalu rajin menyapu sekolah. Entah sejak kapan. Mungkin sejak sekolah itu berdiri. Puluhan tahun lalu. Kadang tiba-tiba muncul. Kadang menghilang.

            Bahkan di saat seperti ini. Ketika tidak sembarang orang bisa masuk ke lingkungan sekolah. Perempuan itu dengan mudah menyelinap. Jika gerbang depan dijaga satpam. Pintu belakang dekat lapangan jadi jalannya.

            Yu Marsiem pun sangat santun. Setiap disodori makanan dia selalu menolak dengan senyum khasnya. "Mboten." katanya singkat. Tapi, saat diberi uang dia akan menerima. Yu Marsiem akan menganggapnya sebagai hutang. Berapa pun itu. Sepuluh ribu. Atau dua puluh ribu. Esoknya dia akan datang lagi untuk membayar hutang. Perlu sedikit paksaan halus agar Yu Marsiem mau menerima uang itu sebagai pemberian.

            Lebih dari setengah tahun Yu Marsiem tidak muncul. Tidak ada yang tahu mengapa perempuan tukang sapu itu tidak menampakkan batang hidungnya.

            "WFH kali." ujar guru yang dikenal suka humor. Bahkan kadang candanya kelewat batas. Meski begitu temannya tidak ada yang sakti hati dengan guyonannya.

            Yu Marsiem benar-benar tidak muncul. Kesibukan guru-guru di akhir semester membuat mereka tidak lagi mengingat perempuan sebatang kara itu. Hingga suatu sore sebuah pesan di grup WhatsApp mengagetkan anggota grup.

            "Innalilahi wa innailaihi rojiun. Telah meninggal dunia Ibu Marsiem. Sesuai anjuran pemerintah dimakamkan secara prokes."

            Dalam hitungan detik postingan itu menuai komentar. Ungkapan belasungkawa mengalir entah ditujukan pada siapa. Berita meninggalnya Yu Marsiem seolah ikut meramaikan berita duka yang akhir-akhir ini bertaburan di media sosial.


Profil Penulis


Faidah Setyaningsih  mengajar Sosiologi di SMA Negeri 1 Mirit, Kebumen, Jawa Tengah.

Beberapa artikelnya dimuat di surat kabar Jateng Pos dan majalah Derap Guru PGRI Jateng. Buku antologi yang memuat tulisannya di antaranya: Guru Mulia Karena Karya, Indonesia Is We, Filosofi Akar: Menggali 1001 Tradisi Lebaran di Nusantara, Dari Film Pendek Hingga Pandai Sikek, PPDB Zonasi: Dilema Pendidikan Indonesia, dan Sudahkah Kita Merdeka Belajar?

Buku kumpulan cerpen yang baru saja terbit berjudul Mengejar Mimpi di Bumi Sukowati.


*Cerpen ini dimuat di Majalah Derap Guru Jateng Edisi 261 Th. XXI I Oktober 2021




Selasa, 31 Agustus 2021

Kumpulan Soal Kelompok Sosial

 



Memuat soal-soal materi Kelompok Sosial dan Permasalahan di Dalamnya.


Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat!

 

FAKTOR TERBENTUKNYA KELOMPOK SOSIAL

1.    Sekumpulan pengusaha handphone membuat iklan tentang pentingnya komunikasi tanpa batas dalam kehidupan modern merupakan pembentukan kelompok akibat….

A.   Geografis

B.   Persamaan religius

C.   Kepentingan yang sama

D.   Persamaan genealogis

E.    Darah dan keturunan yang sama

 

2.    Kelompok-kelompok sosial yang ada dalam masyarakat yang terbentuk atas dasar persamaan wilayah tempat tinggal disebut….

A.   Kesatuan kepentingan

B.   Kesatuan teritorial

C.   Kesatuan religius

D.   Kesatuan genealogis

E.    Kesamaan keturunan

 

3.    Bentuk pengelompokan, bentuk hubungan, perbedaan kedudukan antaranggota, dan pembagian tugas dalam suatu kelompok sosial merupakan aspek….

A.   Kelompok

B.   Dorongan

C.   Motif

D.   Kohesi

E.    Struktur

 

TIPE KELOMPOK SOSIAL

4.    Perhatikan pernyataan berikut!

1.    Pengurus OSIS mengadakan acara penggalangan dana sosial

2.    Koperasi angkutan umum menambah armada untuk mengatasi maet

3.    Perkumpulan guru Indonesia melakukan evaluasi pembelajaran di China

4.    Invasi perkumpulan warung tegal mendominasi sektor informal di kota besar

5.    Organisasi betawi ikut melestarikan budaya sebagai bagian dari identitas Jakarta

     Dari pernyataan di atas yang dapat dinyatakan kelompok patembayan/perkotaan/gesellschaft adalah ....

A.   1, 2, dan 3

B.   1, 2, dan 4

C.   1, 3, dan 5

D.   2, 4, dan 5

E.    3, 4, dan 5

 

5.    Perhatikan pernyataan berikut!

1.    Hubungan sosial diikat oleh garis keturunan yang jelas

2.    Setiap orang mengurus dirinya tanpa bergantung orang lain

3.    Kelompok yang terbentuk karena kedekatan tempat tinggal

4.    Ikatan sosial berdasarkan jenjang kepangkatan yang sederajat

5.    Kepentingan dan asal daerah menjadi penting dalam proses integrasi

     Yang termasuk ciri kelompok paguyuban/desa/gemeinschaft adalah ....

A.   1, 2, dan 3

B.   1, 2, dan 4

C.   1, 3, dan 5

D.   2, 4, dan 5

E.    3, 4, dan 5

 

6.    Yang membedakan antara massa dan publik berdasarkan situasi hubungan sosial dalam kelompok adalah ....

(P) Massa

(Q) Publik

A. sejumlah lapisan masyarakat

B. heterogen dan kurang kritis

C. interaksi langsung

D. mudah tersinggung emosional

E. tidak ada tanggung jawab

A. kelompok tidak teratur

B. homogen dan kritis

C. interaksi tidak langsung

D. berpikir rasional

E. tanggung jawab bersama

A.   Massa terdiri atas sejumlah lapisan masyarakat sedangkan publik merupakan kelompok tidak teratur

B.   Massa bersifat heterogen dan kurang kritis sedangkan publik bersifat homogen dan kritis

C.   Massa melakukan interaksi secara langsung sedangkan publik interaksi dilakukan secara tidak langsung

D.   Massa mudah tersinggung dan emosional sedangkan publik cenderung berfikir rasional

E.    Massa tidak ada tanggung jawab sedangkan publik memiliki tanggung jawab bersama

  1. Perhatikan pernyataan berikut!

1)    Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

2)    Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI)

3)    Keluarga besar Margono dan Surodimengko

4)    Rukun Tetangga / Rukun Warga (RT / RW)

5)    Perkumpulan Pecinta Motor Gede Kebumen

     Yang memiliki bentuk ikatan Gemeinschaft atau paguyuban adalah ....

A.   1, 2, dan 3

B.   1, 2, dan 4

C.   1, 3, dan 5

D.   2, 4, dan 5

E.    3, 4, dan 5

 

  1. Perhatikan beberapa contoh berikut!

1.    Orang-orang rekanan berada di tempat kerja

2.    Suporter sepakbola nasional  di stadion

3.    Anggota klub sains dan matematika

4.    Orang-orang yang sedang antri tiket bus

5.    Penonton film animasi 3D di bioskop

     Yang merupakan kelompok sosial dengan kategori kerumunan (crowd) adalah ....

A.      1, 2, dan 3

B.      1, 2, dan 4

C.      1, 3, dan 5

D.      2, 4, dan 5

E.       3, 4, dan 5

 

  1. Perhatikan ciri kelompok sosial berikut!

1)      Tugas-tugas didistribusikan dalam beberapa posisi sesuai jabatan

2)      Terdapat hubungan pribadi yang intim dan hangat

3)      Terdiri dari struktur yang bersifat hierarkhi dan berjenjang

4)      Terjadinya kelompok karena seringnya intensitas pertemuan

5)      Tata perilaku ditentukan oleh sistem peraturan yang ada

     Yang termasuk karakteristik kelompok sosial formal/resmi/aturan jelas adalah ....

A.      1, 2, dan 3

B.      1, 2, dan 4

C.      1, 3, dan 5

D.      2, 4, dan 5

E.       3, 4, dan 5

 

  1. Perhatikan pernyataan berikut!

1)      Interaksi antaranggota bersifat formal

2)      Mendasarkan ikatan pada keturunan

3)      Terjadinya pembagian kerja yang jelas

4)      Mempunyai hubungan yang sangat erat dan mesra

5)      Didasarkan pada tujuan masing-masing yang hendak dicapai

     Yang termasuk ciri kelompok sosial patembayan/gesellschaft adalah ....

A.      1, 2, dan 3

B.      1, 2, dan 4

C.      1, 3, dan 5

D.      2, 4, dan 5

E.       3, 4, dan 5

 

PARTIKULARISME-EKSLUSIFISME

11. Dalam masyarakat, partikularisme cenderung menjadi pemicu timbulnya konflik. Hal ini karena sikap tersebut cenderung mementingkan pribadi atau kelompok sendiri daripada kepentingan umum atau publik. Ciri dari partikularisme sebagai berikut….

A.   Individualis, heterogen dan memiliki mobilitas yang tinggi

B.   Sosialis, heterogen dan memiliki mobilitas yang tinggi

C.   Sosialis, homogen dan memiliki mobilitas yang tinggi

D.   Individualis, homogen dan memiliki mobilitas yang rendah

E.    Individualis, homogen dan memiliki mobilitas yang rendah

 

12. Seorang pimpinan dari sebuah perusahaan hanya mau memperkerjakan karyawan yang berasal dari sukunya sendiri. Prilaku tersebut menunjukkan terjadinya….

A.   Primordialisme

B.   Etnosentrisme

C.   Sektarian

D.   Sekularisme

E.    Akulturasi

 

13. Joko berasal dari suku Jawa. Sejak tinggal di Jakarta bersama masyarakat yang bersal dari suku yang lain Joko dianggap sebagai orang yang lamban dan tidak tegas. Penilaian masyarakat terhadap Joko termasuk….

A.   Primordialisme

B.   Etnosentrisme

C.   Sektarian

D.   Sekularisme

E.    Stereotip

 

14. Masyarakat penganut paham eklusivisme cenderung memisahkan diri dari kelompok luar. Dalam kehidupan bermasyarakat, paham tersebut dapat berdampak positif yaitu….

A.   Dapat mempertahankan kebudayaan kelompoknya

B.   Memicu timbulnya konflik sosial yang destruktif

C.   Sulit menerima perubahan sosial yang bersifat progresif

D.   Cenderung curiga terhadap orang asing

E.    Sangat tertutup terhadap kebudayaan luar

 

15. Konsekuensi keragaman suku bangsa dapat memunculkan sikap etnosentrisme. Yang dimaksud etnosentrisme adalah….

A.    Kecenderungan setiap kelompok untuk percaya begitu saja akan keunggulan kebudayaan sendiri

B.    Adanya perbedaan ciri-ciri fisik yang menjadi bawaan sejak lahir

C.   Pandangan yang berdasarkan pada prasangka yang belum tentu kebenarannya

D.   Penilaian terhadap bagian-bagian kebudayaan lain dibandingkan dengan kebudayaan asing

E.    Peleburan kebudayaan menjadi satu kebudayaan yang masih mengandung unsur yang lama

 

DINAMIKA KELOMPOK SOSIAL

16. Faktor utama yang mendorong terjadinya dinamika kelompok sosial yang berasal dari luar kelompok sosial, yaitu….

A.   Perubahan kependudukan

B.   Konflik sosial

C.   Pergantian kepemimpinan

D.   Inovasi perubahan

E.    Perkembangan iptek

 

17. Unsur sosial yang paling mudah berubah akibat dinamika kelompok sosial adalah….

A.   Faktor pendidikan

B.   Sistem nilai dan norma

C.   Struktur sosial

D.   Teknologi tepat guna

E.    Adat istiadat

 

18. Faktor utama yang mendorong dinamika kelompok sosial yang berasal dari dalam kelompok atau intern yaitu….

A.   Konflik sosial

B.   Bencana alam

C.   Perubahan kepemimpinan

D.   Perkembangan iptek

E.    Sistem pendidikan

 

19. Faktor berikut ini yang paling berpengaruh terhadap terjadinya dinamika kelompok sosial adalah….

A.   Komunikasi sosial

B.   Kontak sosial

C.   Interaksi sosial

D.   Strata sosial

E.    Perubahan sosial

 

20. Perhatikan pernyataan berikut ini!

1.    Politik sektarian

2.    Masuknya paham demokrasi

3.    Mengancam integrasi nasional

4.    Menambah kesadaran politik

         Dampak negatif dari dinamika kelompok sosial akibat faktor politik ditunjukkan oleh nomer….

A.   1 dan 2

B.   1 dan 3

C.   1 dan 4

D.   2 dan 4

E.    3 dan 4

 

21. Dampak positif terhadap dinamika kelompok sosial akibat pergantian faktor kepemimpinan yaitu….

A.   Perebutan kekuasaan

B.   Berpeluang terjadinya konflik

C.   Berubahnya struktur organisasi

D.   Loyalitas kepemimpinan hilang

E.    Timbulnya suasana baru dalam organisasi

 

MASALAH KELOMPOK SOSIAL

22. Hubungan antarkelompok yang lebih mengacu pada sikap permusuhan yang ditujukan oleh suatu kelompok tertentu terhadap kelompok lain atas dasar dugaan bahwa kelompok tersebut mempunyai ciri yang tidak menyenangkan disebut….

A.   Diskriminasi

B.   Prasangka

C.   Stereotip

D.   Dominasi

E.    Paternalisme

 

23. Warga masyarakat perkotaan cenderung lebih terbuka. Mereka sudah biasa berinteraksi dan bekerja sama dengan orang lain yang berbeda suku, ras, dan agama. Dampak positif dari proses akulturasi mutual tersebut adalah….

A.   Mempercepat proses modernisasi

B.   Menghilangkan perbedaan sosial

C.   Mengurangi sentimen kelompok primordial

D.   Memudarkan identitas kepribadian individu

E.    Mendorong homogenitas masyarakat luas

 

24. Perhatikan kelompok sosial di bawah ini!

2)    Suku Batak bekerja di Kalimantan

3)    Paguyuban warga Pasundan di Purwokerto mangadakan arisan

4)    Umat beragama membangun tempat ibadah masing-masing

5)    Warga perumahan ikut aktif melaksanakan ronda malam

Dalam beberapa kelompok di atas, yang termasuk ke dalam kelompok sosial primodialisme adalah .....

A.    1 dan 2

B.    2 dan 3

C.   1 dan 3

D.   3 dan 4

E.    2 dan 4

 

25. Prasangka yang tidak berdasarkan pada pengetahuan, pengalaman dan bukti yang memadai tentang seseorang dari daerah atau suku tertentu disebut …

A.      Strereo sound

B.      Stereo system

C.      Antipati

D.      Antagonis

E.       Stereotip


 

 

 

 

 


Kepengurusan Baru MGMP Sosiologi Kebumen Terbentuk, Semangat Pengembangan Diri Guru Kembali Menyala

MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) Sosiologi Kabupaten Kebumen menggelar pertemuan pada Selasa (19/5/2026) kemarin. Kegiatan yang berlang...